aku ini bukan siapa-siapa
aku tidak pernah tau apa-apa
aku duduk dalam ruangan yang besar
tak tahu untuk apa dan mengapa?
aku melihat ada yang bicara
aku mendengar bicara soal hukum
hukum itu tidak jauh dari undang-undang
kembali aku berkata
aku tidak tahu apa-apa
kau tau apa yang ku tahu?
yang ku tahu.......
ada suara emak ku berteriak
"bagaimana aku mau masak untuk suami dan anak-anakku,
minyak tanah harganya mahal sekali, tidak ada pula,
semua sembako melejit tinggi, aku pusing".
sekarang kau tahu aku mau apa?
aku mau muntah.......
-Bogor, 16.05.08-
waktu berputar, hari demi hari berlalu, berjalan, terkadang berhenti, terkadang maju, terkadang mundur. tujuan pun tak terdeskripsi dengan sempurna. langkah yang tak menentu bagai terkunci dalam ruang waktu, berputar arah, berpindah tempat, kembali pada satu titik. sia-sia. ketika cahaya tuntun langkah temukan arah, sedikit senyum hiasi bibir ranum. tak ada lagi keraguan dalam langka, seakan setiap arah adalah tujuan, semua untuk mu, titipan-Nya harta tak ternilai.
malaikat kecil
banyak waktu yang terbunuh, terbuang percuma tak percuma. Terkadang dirimu terabaikan, oh malaikat kecilku. Kini sedikit waktuku kuberikan untukmu, walau ku tau, waktu ini takkan bisa membayar waktu yang telah terbunuh dan terbuang. Maafkan aku wahai malaikat kecil ku. Satu hal yang perlu kau ketahui, aku begitu menyanyangi mu, kini kau telah menjadi inspirasi dalam setiap nafasku, dalam setiap pikiranku, setiap langkah dan gerakku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar